Jl. Tolour No. 59A Karombasan Selatan Kec. Wanea Kota Manado-Sulawesi Utara, 95117 admin@gkmi.info 0821 9502 8806

Ibadah Perayaan HUT GKMI Ke-68

Ketum GKMI Pdt. Drs. H. B. Suwuh, M.Sc, M.Th

Pada hari Sabtu, 10 Oktober 2020 (10102020), Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) genap berusia 68 Tahun, dan ibadah perayaan Ulang Tahun ke-68 dipusatkan di GKMI Jemaat Gereja Pusat Langowan.
Ibadah yang mengambil Tema “Kasih yang mempersatukan” ini dihadiri oleh Majelis Pengurus Pusat, Pengurus Daerah dan Gembala-Gembala sidang yang berkesempatan hadir, serta bisa diikuti juga secara live streaming melalui Facebook dan Youtube.

Bertindak sebagai Kadim, Pdt. Drs. H. B. Suwuh, M.Sc, M.Th selaku Ketua Umum GKMI menyampaikan tentang sukses dalam pelayanan yang terambil dalam Mazmur 34:8 yaitu Takut Tuhan, Cari Tuhan dan Hidup Benar di hadapan Tuhan.

Selama 68 Tahun perjalanan GKMI, yang diawali dari Langowan dengan berbagai dinamikanya namun masih tetap bertahan dan eksis dalam pelayanan umat sampai saat ini sebagaimana sejarah GKMI yang dibacakan oleh Sekretaris Umum Pdt. Margaritha Mundung, CC, MM.

Dalam ibadah perayaan ulang tahun ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Pusat yang akan mengisi kekosongan kepengurusan yaitu Pdt. Jeffry Wahani, STh (Wakil Ketua Umum I), Pdt. Roy Kumembouw, SH (Wakil Ketua Umum V), dan Pdm. Jeine S. Rungkat, Ssos (Bendahara II) serta Pelantikan Panitia Musyawarah Besar 2022 yang diketuai oleh Pdt. Daniel Wajong, SE, M.Th.

Dirgahayu GKMI Ke-68 Tahun.

Ibadah GKMI di saat new normal

suasana ibadah GKMI Jemaat Gereja Pusat Langowan

Pada hari ini, Minggu 19 Juli 2020 sebagian besar jemaat GKMI sudah beribadah di rumah gereja setelah kurang lebih 4 bulan ibadah hanya dilangsungkan di rumah masing dan melalui media live streaming.

GKMI Jemaat Gereja Pusat Langowan pun sudah melangsungkan ibadah di rumah gereja dengan mengikuti aturan pemerintah dan protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum masuk ruangan, menggunakan masker, tidak bersalaman secara langsung, serta menjaga jarak tempat duduk setelah sebelumnya gereja sudah disemprotkan dengan cairan disinfektan.

Dalam ibadah yang dipimpin oleh Gembala Pdt. H. Runtuwarouw-Suwuh, SE terambil dalam Mazmur 56:4-5 bahwa ditengah pandemi Covid-19 bahwa perasaan takut bisa merasuki jemaat namun Firman Tuhan menyampaikan bahwa Jemaat Tuhan harus percaya kepada Tuhan.

Rapimnas GKMI

Foto Bersama Pimpinan Pusat GKMI dengan Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan

Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) melaksanakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada tanggal 28 – 29 Februari 2020 di Hotel Ibis Manado. Rapat yang dihadiri oleh seluruh Pengurus Pusat serta Para Ketua Majelis dan Koordinator Daerah beragendakan laporan program Pengurus Pusat, Pembahasan Permasalahan serta Daerah dan Pusat serta pengembangan pelayanan.

Ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pembina Pusat Pdt. Anton Baker mengambil Tema Pelayanan yang berkenan kepada Allah, yaitu pelayanan yang didasari oleh konsep kerajaan Allah, menjadikan Firman Tuhan sebagai dasar dalam memulai pelayanan.
Dalam sambutan mewakili Pengurus Pusat, Ketua Umum GKMI Pdt. Drs. H. B. Suwuh, M.Sc, M.Th memaparkan posisi rapat pimpinan pusat yang terbatas dengan tujuan untuk mengevaluasi program kerja dan membuat strategi demi tercapainya program kerja hasil Mubes serta sinkronisasi dengan Daerah-daerah.


Kegiatan Rapimnas ini dibuka langsung oleh Wakil Walikota Manado selaku pemerintah kota Manado Mor Dominus Bastiaan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas pelayanan GKMI bagi bangsa dan negara khususnya bagi Masyarakat Kota Manado, sehingga Pemerintah Kota Manado siap membantu GKMI bila dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan dan akan berusaha untuk mewujudkannya.

Penyampaian Oleh Sekum GKMI

Rapat Pimpinan Pusat yang dihadiri oleh 13 Majelis Pengurus dan Koordinator Daerah ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Program-program kerja Pengurus Pusat sesuai bidang yang kemudian disinkronisasikan dengan program kerja Majelis Daerah.
Pada hari kedua rapat dilanjutkan dengan memberikan laporan keuangan dan pembahasan rencana kerja sama dengan pihak lain guna memajukan pelayanan GKMI, serta rencana pelaksanaan Pastor’s Camp yang akan diadakan di Manado pada bulan Mei.
Rapimnas kemudian ditutup oleh Ketua Umum langsung dengan menekankan pentingnya hidup benar sehingga pelayanan bisa berkenan kepada Tuhan dan kepada Sesama karena hidup ini adalah kesempatan.

Sambutan Ketua Umum GKMI
Penutupan Rapimnas GKMI oleh Ketua Umum

Perayaan Natal Pengurus Pusat GKMI tahun 2019

Pengurus Pusat Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) menyelenggarakan Ibadah Perayaan Natal Yesus Kristus tahun 2019 bersama Jemaat Gereja Pusat yang di rangkaikan dengan pentahbisan pastori pada hari Minggu, 15 Desember 2019.
Kegiatan yang diawali dengan pentahbisan gedung pastori oleh Ketua Umum GKMI Pdt. Drs. H. B. Suwuh, M.Sc, M.Th turut disaksikan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa yang diwakili oleh Asisten II Sekdakab Minahasa Drs. Donald Wagey, MBA, Pemerintah Kecamatan Langowan Timur, Kapolsek Langowan Timur dan Danramil Langowan serta para Gembala-gembala sidang dan undangan lainnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Ibadah Perayaan Natal dengan mengambil tema Kasih Yang Mempersatukan (Kolose 3:14) dan Ketua Umum yang bertindak sebagai Kadim yang menyampaikan Firman Tuhan sebagaimana tema, menekankan pentingnya untuk menggenakan kasih yang mempersatukan sehingga damai sejahtera akan melingkupi.

Sambutan-sambutan natal disampaikan oleh Pengurus Pusat yaitu ibu Pdt. Margaritha Mundung, CA, MM selaku Sekretaris Umum GKMI dan Pemerintah Kabupaten Minahasa yang diwakilkan oleh Asisten II Sekdakab Minahasa Drs. Donald Wagey, MBA.

Pada kesempatan ini pula digunakan oleh Pengurus Pusat untuk melantik Panitia Pembangunan Gedung Kantor Pusat GKMI yaitu Pdt. Daniel Wajong, M.Th sebagai Ketua, Pdt. Jones Tambayong, S.Th sebagai Sekretaris dan Ibu. Natalia Tan, SE sebagai Bendahara.
Selain itu pula dilantik Tim Penginjilan Pusat GKMI yang diketuai oleh Pdt. Junico Rori.

Mukernas GKMI 2019

Mukernas Tahun 2019 GKMI

Mukernas 2019

Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) melaksanakan Musyawarah Kerja Nasional Tahun 2019 di Hotel Gunawangsa Merr Surabaya Jawa Timur pada tanggal 10-11 Oktober 2019. Kegiatan yang dirangkaikan dengan perayaan Ulang Tahun GKMI ke-67 Tahun ini dihadiri oleh Majelis Pengurus Pusat, Majelis Pengurus Daerah dan Gembala-gembala sidang seluruh Indonesia bahkan sampai luar negeri serta beberapa tamu undangan terutama dari para Tokoh Agama Lintas Iman Kota Surabaya dan dibuka secara resmi oleh Pemerintah Provinsi yang dalam hal ini oleh Drs. Himawan sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan yang mengambil Tema “Menjadi Hamba Tuhan yang Bermartabat membawa perubahan bagi gereja dan bangsa” (Yosua 1:5-7) dihadiri oleh 13 Majelis Daerah di dalam negeri dan 2 Sidang dari luar negeri yaitu Malaysia dan USA dengan total kurang lebih 250 orang peserta sebagaimana laporan dari Ketua Panitia Pdt. Dr. Alvonce Poluan, M.Pd.k, D.Min,. Kegiatan ini dibuka dengan ibadah yang dipimpin oleh Rev. Musa Korfeh SR dari Bethel World Outreach Ministry International (BWOMI) yang mengambil tema khotbah Firman Tuhan adalah Kekuatan (Roma 1:16-17).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sidang-sidang yang dipimpin oleh Steering Committee yang beragendakan laporan Pengurus Pusat Periode 2017-2022 yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pdt. Drs. H. B. Suwuh, M.Sc, M.Th dan Sekretaris Umum Ibu Pdt. Margaritha Mundung, CC, MM, kemudian dilanjutkan dengan Laporan dari daerah-daerah. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh keakraban ini juga diisi dengan pelantikan dan pengisian beberapa posisi dalam Pengurus Pusat serta Pelantikan Pejabat Gereja yaitu Pendeta (PDT) setelah sehari sebelumnya telah mengikuti pendidikan dan pelatihan yag diselenggarakan oleh Pengurus Pusat.

Drs. Himawan

GKMI akan melaksanakan Mukernas 2019

Buku Panduan Mukernas GKMI 2019

Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) akan mengadakan sebuah kegiatan besar yaitu Musyawarah Kerja Nasional Tahun 2019 yang merupakan bagian dari Agenda Pengurus Pusat GKMI Periode 2017 – 2022 dibawah Kepemimpinan Ketua Umum Pdt. Drs. H. B. Suwuh, M.Sc, M.Th sedianya akan dilaksanakan pada Tanggal 10 – 11 Oktober 2019 Di Kota Surabaya Jawa Timur. Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan Ulang Tahun Gereja ke 67 Tahun ini merupakan kegiatan yang dasar pelaksanaannya sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang hanya diadakan satu kali dalam satu periode kepengurusan dimana waktu dan tempat pelaksanaannya sudah disepakati bersama dalam Musyawarah Besar tahun 2017 di Sibolangit Sumatera Utara.

Kegiatan yang siap dihadiri oleh 12 Daerah di Indonesia serta luar negeri ini mengangkat tema “Menjadi Hamba Tuhan yang Bermartabat membawa Perubahan bagi Gereja dan Bangsa” (Yosua 1:5-7) sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Panitia Sekaligus Ketua Majelis Daerah GKMI Jawa Timur Pdt. Dr. Alvonce Poluan, M.Pd.K, D.Min kemungkinan akan dihadiri oleh kurang lebih 200 orang peserta dan undangan yang terdiri dari Majelis Pengurus Pusat, Majelis Pengurus Daerah serta Gembala-gembala sidang dan pejabat gereja dalam lingkup Gereja Kristen Maranatha Indonesia.

Panitia Mukernas GKMI 2019

Kepanitiaan yang terbentuk pada bulan Desember 2017 ini sudah berupaya dan berusaha untuk mempersiapkan kegiatan tersebut sehingga bisa berjalan dengan baik perlu untuk diapresiasi sebagaimana penuturan Sekretaris Umum GKMI Ibu Pdt. Margaritha Mundung, CA, MM yang juga menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja Majelis Pengurus Pusat, melakukan sinkronisasi dan penyempurnaan  Program Kerja Pengurus Pusat, membahas laporan dari tiap daerah serta usulan dari peserta, dan bila diperlukan dapat pula membahas rancangan amandemen AD/ART serta  melantik Pendeta Muda menjadi Pendeta Penuh setelah sebelumnya telah mengikuti Diklat yang dilaksanakan oleh Pengurus Pusat.

Marilah sama-sama kita sukseskan Kegiatan ini untuk Kemuliaan nama Tuhan Yesus dan kemajuan organisasi Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI).

Musda GKMI Sulawesi Tengah

Pengurus Daerah Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) mengadakan Musyawarah Daerah ke-VI pada Hari Kamis Tanggal 19 September 2019 yang bertempat di GKMI Jemaat Bunga Bakung Palu yang digembalakan oleh Ibu Pdt. Martha Rompas Wiradinatha.

Kegiatan ini di buka oleh Kanwil Bimas Kemenag Sulteng yg dalam hal ini oleh Bimas Kristen Bpk. Kaleb Tokii dan ibadah pembukaan di layani oleh Ketua Umum GKMI Pdt. Drs. H. B. Suwuh, MSi, MTh.

Kegiatan dilanjutkan dengan rapat pleno yang di pimpin oleh Pengurus Pusat bidang organisasi Pdt. Maxi Kereh bersama sterring komite.
Dalam Musda ini kemudian terpilih kembali Pdt. Samuel Parengkuan, S.Th sebagai Ketua Daerah GKMI Sulteng.

Musda kemudian diakhiri dengan ibadah Penutupan yang dipimpin oleh PP GKMI Bidang Organisasi dan pelantikan Pendeta Muda (Pdm) sebanyak 3 orang.

Acara Musda yang dihadiri oleh seluruh Pendeta, Pendeta Muda dan Pendeta Pembantu di 14 Sidang dan 3 Wilayah ini berlangsung dengan penuh keakraban dan berjalan lancar.

Jamnas GKMI 2019

Jambore Nasional Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) yang pelaksanaannya mulai tanggal 1 – 5 Juli 2019 telah dilaksanakan dengan baik yang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara di wakilkan oleh Kepala Dinas Perkim Prov. Sulut Ir. J. E. Kenap dan ibadah Pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Umum Pdt. Drs. H. B. Suwuh, M.Sc, M.Th.

Kegiatan yang mengambil tema kesatuan “Oneness” ini di hadiri oleh 61 sidang di Sulawesi Utara dan 7 dari luar daerah yaitu Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan selama Jambore Nasional adalah Seminar, Kebaktian Kebangunan Rohani, Doa Bersama, serta beberapa pertandingan seperti CCA, Vocal Grub, Bintang Vocalia, Rebana, Tarik Tambang, Futsal dan Lari.

Sebagai Pembicara dalam Seminar dan KKR adalah Pdt. Dr. Erastus Sabdono, Pdt. Barkiah Lampa, Pdt. Ricky Semen, Pdt. Nova Rungkat, dan Pdt. Roldy Lumingas.

Jambore Nasional GKMI 2019 ini di tutup pada hari Jumat malam oleh Ketua Umum dalam ibadah penutupan yang dipimpin oleh Ketua Pembina Pusat GKMI Pdt. Anton Bakker.

Mukerda GKMI Sulut

Majelis Pengurus Daerah Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) Sulawesi Utara mengadakan Musyawarah Kerja Daerah di Hotel Sutan Raja Amurang Minahasa Selatan pada tanggal 10-11 April 2019.

Mukerda yang mengangkat tema “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh” (Galatia 5:25) dihadiri oleh Majelis Pengurus Daerah, Majelis Pengurus Wilayah, Gembala-gembala Sidang dan para Pejabat Gereja sekitar 180 orang peserta dan panitia sebagaimana yang dilaporkan oleh Ketua Panitia Pelaksana Mukerda Pdt. Rody Minggu, M.Th.

Dalam ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Umum GKMI Pdt. Drs. H. B. Suwuh, M.Sc, M.Th ini mengangkat kisah Yefta dalam Hakim-hakim 11:11 sebagai contoh Pemimpin yang di pimpin oleh Roh yaitu bisa mengampuni dan merangkul mereka yang dahulunya menolak dia.

Dalam sambutan-sambutan disampaikan oleh Ketua Majelis Daerah GKMI Sulut Pdt. Dr. Robby Lempas. M.Div dan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Denny P Kaawoan, SE MSi yang mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan sekaligus membuka kegiatan Mukerda secara resmi.

Kegiatan Mukerda beragendakan Laporan dan Evaluasi Pengurus Daerah, Laporan Pengurus Wilayah, Pembahasan Program Kerja serta pelantikan 18 orang Pendeta Muda (Pdm) yang sebelumnya telah mengikuti Diklat yang dilaksanakan oleh Pengurus Daerah.

Kegiatan Mukerda pun di tutup pada hari kedua dengan ibadah tunggal yang dipimpin oleh Ketua Majelis Daerah dan ditutup secara resmi oleh Ketua Umum.

Kegiatan Kaum Ibu Pusat GKMI

Pengurus Kaum Ibu Pusat Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) yang di ketuai oleh Ibu. Pdt. Dra. Mariam Suwuh Sondakh, M.Sc bersama dengan Bidang Ekonomi Kreatif Pengurus Pusat mengadakan Kegiatan Pemberdayaan Wanita Kaum ibu melalui Pelatihan Interpersonal Skill.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2019 khusus Wilayah Manado di GKMI Yehuda dan Wilayah Bitung pada tanggal 29 Maret 2019 di GKMI Anastasis tersebut mengenai bagaimana menjadi Master of Ceremony (MC) yang baik, Bagaimana Merawat Diri, Tata Busana, dan Ketrampilan Wanita yang berguna untuk meningkatkan Pendapatan Keluarga.

Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk pemaparan materi maupun praktek ini rencananya akan dilaksanakan dibeberapa wilayah dalam Provinsi Sulut dan beberapa juga di luar daerah.

%d blogger menyukai ini: